Selamat datang..

Jumat, 23 November 2012

Di Balik Pelangi


Sampai kini kala kuragu akan anganku
melukis keindahan pada bayang impian
menoreh segala makna di atas sehelai kemilau cahaya
terhempas gelombang lautan yang terjal
berliku tak menentu membisikkan sejuta tanya
apa impiku bayang itu terlahir dan meraihnya?

sebertik embun teteskan kesejukan
berlari kencang mengikuti derasnya aliran darahku
menerawang luas angkasa dengan beribu kenangan silam
hembusan angin seakan membawa sisa kehidupan runyam
awan berkabut bawa seluruh kenangan indah
dan terjatuh pada sehelai daun talas
menetes seakan takmau peduli adanya dahulu

secercah cahaya muncul dengan gemilang
senyuman itu membuat seluruh asa kembali untuk pergi
segala rasa tumbuhkan butiran permata
menggerakkan seluruh gejolak jiwa tuk memulai
runtuhan puing meski menggoreskan luka
tak dapat lagi mengulang bahaya yang tak terbendung

semua yang sirna berbuah merah merona untuk bersatu
membimbing sebuah sosok untuk tetap hidup dalam masa
mendaki sebuah tangga dengan kayu berduri lembut
terbentuk seuntai perhiasan diri yang tak terkalahkan
dengan segala olah jiwa tuk meraihnya

persatuan warna terpadu bersatu sebagai tanda
ini merah merona yang kuingin
menemukan pancaran cahaya emas yang kucari
merindukan segala indah alam yang berhias
segenap sinar violet yang menyatu bersama mereka
inilah yang kutunggu
membentuk sebuah makna untuk sebuah tujuan
yang takkan pernah pupus bersama mimpiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar